Sejarah Asal Usul Hari Valentine

Sejarah Asal Usul Hari Valentine – Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine’s Day) atau disebut juga Hari Kasih Sayang, pada tanggal 14 Februari yaitu sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya. Hari raya ini sekarang terutamanya diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam format “valentines”. Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido (Inggris: cupid) bersayap. Mulai abad ke-19, kultur penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal. The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu miliar kartu valentine dikirimkan per tahun.


Sejarah Asal Usul Hari Valentine
Sejarah Asal Usul Hari Valentine
A. Sejarah Hari Valentine
            Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine’s Day) atau disebut Juga hari kasih sayang. Pada tanggal 14 Februari yaitu sebuah hari dimana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan di dunia barat. Dalam merayakan Valentine, orang biasa mengucapkan“Be My Valentine” kepada pasangannya yang biasa diartikan “Maukah kamu mnejadi kekasihku?”. Padahal istilah “valentine” berasal dari bahasa latin yang berarti “Yang Maha Kuasa”. Dengan kata lain, tanpa kita sadari berarti kita telah meminta pasangan kita menjadi “Sang Maha Kuasa “ atas diri kita.
      Valentine yaitu nama seseorang pemimpin agama Katolik yang telah dianggap menjadi martir ?Islam : Syuhada- oleh orang-orang Kristen (katolik) dan Valentine telah diberi gelar sebagai orang suci (Santo) oleh orang-orang Kristen.
      Kisahnya bermula ketika raja Claudius II (268 – 270 M) mempunyai kebijakan yang melarang prajurit-prajurit-nya untuk menikah. berdasarkan raja Claudius II, bahwa dengan tak menikah maka para prajurit akan agresif dan potensial dalam berperang.
      Kebijakan ini ditentang oleh Santo Valentine dan Santo Marius, mereka berdua secara diam-diam tetap menikahkan para parujurit dan muda-mudi, lama-kelamaan tindakan mereka diketahui oleh raja Claudius, sang rajapun marah dan memutuskan untuk memberikan sangsi kepada Valentine dan santo Marius yaitu berupa hukuman mati.
      Sebelum dihukum mati, Santo Valentine dan Santo Marius dipenjarakan dahulu, dalam penjara Valentine berkenalan dengan seorang gadis anak sipir penjara, kemudian gadis ini setia menjenguk valentine hingga menjelang kematian Valentine. Sebelum Valentine dihukum mati, Valentine masih sempat menulis pesan kepada gadis kenalannya.
      Setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, orang-orang senantiasa mengingat kedua santo hal yang demikian dan merayakannya sebagai format ekspresi cinta kasih Valentine, dua-ratus tahun kemudian yaitu tahun 496 Masehi setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, Paus Galasius meresmikan tanggal 14 Pebruari 496 sebagai hari Velentine.
      Itulah sejarah hari Valentine yang ternyata untuk mengenang dan memperingati dua orang suci Kristen Katolik yang mengorbankan jiwanya demi kasih sayang.
B. Hal-hal yang Biasa dilaksanakan dikala Perayaan Valentine’s day
1.    Seorang memberikan bunga mawar merah kepada pasangannya sebagai simbol cinta.
2.    Selain memberikan bunga, ada juga pasangan yang nenyelipkan coklat sebagai makanan wajib dikala merayakan hari kasihn saying.
3.    Untuk memberikan kesan surrise, terkadang pasangan memberikan kejutan hal yang demikian dalam format hadiah atau kado yang dibungkus rapi.
4.    melainkan, bagi sebagaian orang yang mempunyai budget lebih mereka akan berusaha menyenangkan pasangannya dengan mengajaknya makan malam romantis.
5.    Dari keempat hal yang biasa dianggap wajar hal yang demikian ada hal yang seharusnya tak dilaksanakan remaja ekarang yaitu Melaksanakan sex bebas dalam merayakan valentine’s day. Mereka beranggapan bahwa dengan bercinta kasih saying yang terwujud akan lebih dalam dan mempunyai kesan tersendiri.
C. Alasan Mengapa Remaja Ikut Merayakan valentine’s day
            Banyak para muda-mudi yang mengadakan pesta Valentine hanya karena ikut-ikutan supaya tak dibilang ketinggalan zaman atau tak gaul, orang yang ikut-ikutan pesta valentine seakanakan telah menyandang predikat sebagai orang yang modern dan maju, padahal dia tak tahu apa-apa tentang sejarah Valentine dan Valentine itu sendiri, padahal Valentine sendiri bukanlah hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
            Ada beberapa hal yang membuat remaja ikut-ikutan dalam merayakan vaelntine’s day yang diantaranya:
1.    Dari segi pengetahuan:
a.    Remaja muslim tak tahu latar belakang sejarah Valentine’s Day
b.    Anggapan bahwa Valentine’s day tak mempunyai muatan agama dan hanya bersifat global
2.    Dari segi kerohanian (agama)
a.    Keroposnya benteng pertahanan relijius remaja
b.    Adanya perasaan Lost of Identity para remaja muslim
3.    Dari segi pergaulan
a.    Mengikuti trend yang sedang berkembang agar tak ketinggalan zaman
b.    Pergaulan bebas yang tak terbendung dan free sex yang semakin mengganas
D. Hukum Bagi Orang Muslim yang Merayakan Valentine’s day
      Sebagaimana kita tahu, Islam memang mengajarkan kepada sesama umat sepatutnya saling mengasihi akan tetapi Islam tak pernah mengajarkan untuk merayakan Valentine dan hukum merayakan Valentine yaituHaram.
      Dalam semangat hari Valentine itu, ada semacam kepercayaan bahwa Melaksanakan maksiat dan larangan-larangan agama seperti berpacaran, bergandeng tangan, berpelukan, berciuman, cuddle bahkan hubungan seksual di luar nikah di kalangan sesama remaja itu menjadi boleh. Alasannya, seluruh itu yaitu ungkapan rasa kasih sayang, bukan nafsu admiration biasa.
      Valentine merupakan ritual keagamaan yaitu agama Kristen, sehingga Valentine merupakan ibadah bagi agama Kristen, bukti bahwa Valentine sebagai ritual agama Kristen yaitu ritual Valentine hal yang demikian dikukuhkan oleh seorang Paus yaitu Paus Galasius untuk memperingati dua orang yang diberi gelar orang suci oleh orang-orang Kristen.
      Turut memeriahkan valentine’s day dengan cara apapun, sama saja dengan meniru kebiasaan orang kafir. Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan ancaman yang benar-benar keras, bagi orang yang meniru kebiasaan orang kafir. Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
      مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُ
Siapa yang meniru suatu kaum maka dia bagian dari kaum hal yang demikian.” (HR. Abu Daud dan dishahihkan Al-Albani).
      Turut memeriahkan valentine’s day dengan cara apapun, sama saja dengan meniru kebiasaan orang kafir. Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan ancaman yang benar-benar keras, bagi orang yang meniru kebiasaan orang kafir. Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
E.  Valentine’s Day Hari Zina Internasional
      Sudah menjadi rahasia biasa, intensitas zina meningkat pesat di malam valentine. Hari itu dijadikan momen paling romantis untuk mengungkapkan rasa cinta kepada pacar dan kekasih.
Apabila valentine hanya sekadar pacaran dan makan malam, setelah itu pulang ke “kandang” masing-masing, ini cara valentine zaman 70-an, kuno! dikala ini, valentine telah resmi menjadi hari zina.
Bukan hanya mengungkap perasaan cinta melalui hadiah coklat, melainkan dikala ini dilampiri dengan kondom.
      Malam valentine menjadi kesempatan besar bagi para pemuda dan mahasiswa pecundang untuk merobek mahkota keperawanan gadis dan para wanita. Malam valentine diabadikan dengan lumuran maksiat dan dosa besar. Lebih parah dari itu, seluruh kegiatan di atas mereka rekam dalam video untuk disebarkan ke beragam penjuru bumi melalui dunia maya.
berdasarkan Humas Hizbut Tah­rir Indonesia (HTI) Kobar An­dri Saputra, berdasarkan Survei oleh Universitas Thai kepada 1.222 pemudi menemukan, 11% dari mereka berencana menyerahkan keperawanannya pada malam valentine. 26,4% di antaranya mengaku lebih suka merayakan Hari Valen­tine bersama kekasih dengan jalan-jalan, makan lalu berciuman. (kompascommunity.com, 14/2/07)
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah. 2012. Pandangan Islaqm kepada Valentine’s Day.       http://Valentine/index.php.htm diakses pada tanggal 20 Februari 2012 Pukul 12.00 WIB
Juansyah. 2010.  Mengapa Remaja Islam Merayakan Valentine’s Day.       http://Mengapa%20Remaja%20Islam%20merayakan%20Valentine%20%
            C2%AB%20%20%20Juansyah%20Weblog.htm Diakses pada tanggal 24             Februari 2012 Pukul 09.00 WIB.
Marrisa. 2012. Valentine’s Day Penting Nggak Sih. http://Valentine/21101-           valentine-penting-nggak-sih.html Diakses pada tanggal 13 Februari 2012          Pukul 17.00 WIB.
Mymoen. 2010. Sejarah Merayakan Valentine’s Day dan Hukum Merayakannya.             http://Valentine/Sejarah%20Valentine%20Day.htm Diakses pada tanggal 5          Maret 2012 Pukul 08.00 WIB.
Rajib. 2009. Hari Valentine’s berdasarkan Pandangan Islam. http://Valentine/hari-     valentine-berdasarkan-pandangan-islam.html Diakses pada tanggal 8 Maret             2012 Pukul 18.00 WIB.
Tim Dosan PAI. 2005. Buku Daras Pendidikan Agama Islam. Malang : Citra          Mentari Malang.

Tony. 2011. Inikah Alasan Remaja Merayakan Valentine’s day.       http://Valentine/inikah-alasan-anda-merayakan-valentines-day.html    Diakses Tanggal 25 Februari 2012 Pukul 19.00 WIB