Sejarah Perang Soviet – Afghanistan

Sejarah Singkat Perang Soviet dan Afghanistan – Sejarah perang ini dimulai ketika Revolusi Saur yang menjatuhkan Raja Muhammad Zahir Syah yang berkuasa dari tahun 1933-1973. Ponakannya Perdana Menteri Muhammad Daud Syah pun menghilangkan monarki Kerajaan Afghanistan dan menjadikannya republik. Partai Demokrasi Rakyat Afghanistan, partai komunis di negara itu mengkudeta PM Muhammad Daud Syah dan membunuh seluruh keluarganya!

Partai Demokrasi Rakyat Afghanistan pun mendirikan Republik Demokratik Afghanistan dengan presidennya, Muhammad Taraki. tetapi, partai terpecah menjadi 2 faksi, faksi Khalq yang dipimpin Muhammad Taraki dan Hafizullah Amin dan faksi Parcham yang dipimpin Babrak Kamal. Makanya, tepat awal pemerintahan Republik Demokratik Afghanistan banyak sekali pembunuhan kepada anggota faksi Parcham.Pada 1978, para anggota mujahidin mulai Menjalankan pemberontakan di wilayah Nuristan, Afghanistan Timur.

Perdana Menteri Hafizullah Amin yang mengkudeta Presiden Muhammad Taraki jadi pusing 7 keliling deh akibat mengurusi 2 hal, pemberontakan faksi Parcham dan pemberontakan Mujahidin. Akhirnya, Republik Demokratik Afghanistan meminta tolong ke Uni Soviet dan pada 24 Desember 1979, pasukan Uni Soviet menyerbu Afghanistan. Mujahidin pun minta tolong ke CIA yang merupakan organisasi mata-mata Amerika Serikat.

1) Video perang afghanistan

2) Keajaiban perang afghanistan

3) Latar belakang perang afganistan

4) Perang afghanistan 1979

5) Berita terbaru perang afghanistan

6) Perang uni soviet vs jerman

7) Perang soviet jepang

8) Perang afghanistan 2015

Presiden AS kala itu, Jimmy Carter menyatakan akan mendorong lawan dari rezim komunis manapun di dunia ini. Uni Soviet pun berang dan hubungan AS-US* memanas. Dan pada 1980, banyak negara Isalm seperti Arab Saudi dan negara anti-komunis seperti Inggris mendorong mujahidin dan terbentuklah geng Republik Demokratik Afghanistan vs geng Mujahidin.

Perang ini mempunyai pengaruh yang betul-betul besar, dan merupakan salah satu faktor leburnya Uni Soviet pada tahun 1991. Perang Soviet-Afghanistan merupakan bagian dari Perang Dingin, dan Perang Saudara Afghanistan

Keikutsertaan militer Rusia di Afganistan mempunyai sejarah yang panjang, berawal pada ekspansi Tsar pada “Permainan Besar” antara Rusia dengan Britania Raya, dimulai pada abad ke-19 dengan kejadian seperti insiden Panjdeh – Perang Soviet dan Afghanistan. Ketertarikan akan daerah ini berlanjut ketika era Soviet di Rusia, dengan adanya miliaran uang bantuan ekonomi dan militer untuk Afganistan pda tahun 1955 hingga 1978.

Pada Februari 1979, revolusi Islam Iran telah mengusir shah yang didukung oleh Amerika Serikat di Iran. Di Uni Soviet, tetangga Afganistan yang Berlokasi di sebelah utara Afganistan, lebih dari 20% populasinya merupakan Muslim. Banyak Muslim Soviet di Asia Tengah mempunyai hubungan yang bagus kepada Iran ataupun Afganistan.

Uni Soviet juga telah terpojok oleh fakta bahwa sejak Februari, Amerika Serikat telah menurunkan 20 kapal, termasuk 2 pesawat pengangkut dan ancaman konstan peperangan dari Amerika Serikat dan Iran. Maret 1979 juga ditandai Amerika Serikat yang mencanangkan perjanjian perdamaian antara Israel dan Mesir.

Pemimpin Uni Soviet memperhatikan perjanjian damai antara Israel dan Mesir sebagai langkah peningkatan kekuatan Amerika Serikat di daerah hal yang demikian. Faktanya, sebuah koran Soviet menyatakan bahwa Mesir dan Israel sekarang merupakan sekutu dari Pentagon. Uni Soviet memperhatikan perjanjian tak hanya perjanjian tertulis di antara dua negara tetapi juga persetujuan militer. Selain itu, Uni Soviet menemukan bahwa Amerika Serikat menjual lebih dari 5.000 peluru kendali ke Arab Saudi dan juga membantu atas kesuksesan pertahanan Yemen melawan Faksi Komunis.

Republik Rakyat Tiongkok juga menjual RPG Tipe 69 kepada Mujahidin dalam kooperasi dengan CIA. Kemudian, hubungan erat Uni Soviet dengan Irak mengasam, karena Irak, pada Juni 1978, mulai membeli senjata yang dihasilkan Perancis dan Italia, dan bukan senjata buatan Uni Soviet. Namun, bantuan barat membantu pemberontakan melawan Soviet dilaksanakan. Beberapa partai memberikan bantuan mereka untuk membantu Mujahidin dalam alasan untuk menghancurkan pengaruh Uni Soviet.

Reaksi Dunia – Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter menyatakan bahwa serbuan Uni Soviet merupakan “ancaman paling serius sejak Perang Dunia II.” Carter nantinya mengembargo pengiriman bahan keperluan seperti butir padi dan teknologi tinggi untuk Uni Soviet dari Amerika Serikat. Meningkatnya ketegangan, seperti kegelisahan di barat tentang pasukan Uni Soviet yang banyak sekali jumlahnya yang dekat dengan daerah yang kaya minyak di teluk, dan berhasil mengakhiri détente.

Perang ini belum juga berakhir hingga sekarang tetapi – Sejarah Perang Soviet Afghanistan, perang bagian I sudah berakhir ketika pasukan Uni Soviet mundur dari negara Afghanistan pada tanggal 15 Februari 1989. Respon diplomatik internasional betul-betul hebat, dengan adanya Boikot Olimpiade Musim Panas tahun 1980 di Moskwa.

Invasi, dengan kejadian yang lain, seperti revolusi di Iran dan sandera Amerika Serikat yang mengikutinya, Perang Iran-Irak, Israel menyerang Lebanon, meningkatnya ketegangan antara Pakistan dan India, dan berkembangnya teroris anti Barat di Timur Tengah, turut menyebabkan Timur Tengah menjadi daerah yang paling kacau dan bergolak selama tahun 1980.

Daftar pustaka

http://anggiafganistan,wordpress.com/sejarah-perang-afghanistan/

http://warofweekly.blogspot.com/2011/05/perang-soviet-afghanistan-2.html

http://faizarhawar.blogspot.com/2010/05/perang-soviet-afghanistan.html

Sejarah Lainnya:

jelaskan latar belakang nabi muhammad mewarisi jiwa pedagang, ceramah penyebaran islam di banten mp3, kesimpulan dari runtuhnya uni soviet, soal pg tentang runt