Sejarah Singkat Kemerdekaan Filipina

Sejarah Kemerdekaan Filipina – Sejarah Filipina Dari Masa Kerajaan hingga Masa Kolonialisme Dan Kemerdekaan. Filipina yaitu suatu negara yang Berlokasi dikawasan asia tenggara, negara ini berbentuk republik yang berbatasan dengan sebelah utara malaysia dan indonesia. Filipina sering juga dinggap sebagai negara satu-satu nya yang mempunyai pengaruh kuat dari bangsa barat seperti amerika serikat dan spanyol.

Sebelum datangnya ferdinend magellan difilipina terdapat suku-suku negrito yang menjelajahi pulau-pulau filipina dan mereka nantinya digantikan oleh orang-orang Austronesia dimana kelompok-kelompok orang hal yang demikian bisa digolongkan menjadi kelompok peramu dan pemburu, masyarakat ksatria, plutokrasi kecil, dan kerajaan maritim.dan akhirnya tumbuh menjadi kerajaan, konfederasi, dan kesultanan.negara yang prakolonial tersebet diantaranya kerajaan batuan, ceko, tondo, maysapan, maynila, konfederasi madyaas, negeri mai, dan kesultanan sulu serta manguindanao. 

Dimana negara ini berkembang diperkirakan pada abad ke 10 – Sejarah Filipina, meskipun kerajaan ini mencapai tatanan sosial dan politik yang rumit serta Melaksanakan pedagangan dengan daerah-daerah cina, india, jepang, thailand, vietnam, dan indonesia namun tak berhasil menyatukan kepulauan yang sekarang di kenal dengan filipina di abad ke 20.[1]

Kesultanan Sulu di Filipina

Kesultanan ini berdiri pada tahun 1450, Diamana kesultanan sulu yaitu sebuah kerajaan yang bercorak muslim yang dahulunya pernah menguasai Laut Sulu di filipina selatan. Selama masa kegemilangan nya kesultanan ini telah meluaskan kekuasaan nya hingga dari Mindanao hingga ke bagian timur sabah. Sejarah kesultanan ini bermulai pada tahun 1380, seorang ulama keturunan arab , karim ul-makdum memperkenalkan islam ke Sulu, di susul kemuadia pada tahun 1390.

Raja bagindo yang berasal dari minangkabau meneruskan penyebaran islam di wilayah ini, berdasarkan catatan sejarah raja bagindo yaitu pangeran yang berasal dari minangkabau, ia tiba dikepulauan sulu sepuluh tahun setelah berhasil mendakwahkan islam di kepulauan Zamboanga dan basilan. Atas hasil kerja kerasnya juga, akhirnya kebungsuan manguindanao, raja terkenal dari manguindanao memeluk islam dari sini lah awal peradapan islam mulai di rintis, sehingga hingga akhir hayatnya raja bagindo telah mengislamkan masyarakat sulu hingga ke pulau sibutu.

Meskipun ada yang berpendapat bahwa mengenai masuknya islam datang ke kepulauan sulu, islam datang kekepulauan sulu pada abad ke-9 melalui jalur perdagangan, namun itu tak menjadi faktor yang penting dalam sejarah sulu , filipina pada masa itu belum berbentuk negara republik filipina. Ia hanya berbentuk kepulauan rumpun melayu yang dijadikan tempat berniaga para pedagang muslim dan persinggahan para ulama gujarat, india , dan timur tengah. Dengan situasidianalisis seperti ini juga berpengaruh kepada sosial kultural di masyarakatnya, dan berdasarkan data dari Peter Growing dalam muslim filipinos heritage dan horizon muslim terbagi kedalam 12 kelompok. Kota marawi dan jolo dianggap sebagai kota pusat keagamaan bagi masyarakat muslim filipina.

Namun pada tahun 1450, seorang arab dari johor yaitu syari’ful hashem syed abu bakr datang kesulu dan akhirnya menikah dengan paramisuli, putri raja bagindo , dan abu bakr ini lah yang meneruskan penyebran islam diwilayah ini setelah wafatnya raja bagindo, tahun 1457 ia menjadi raja di kesultanan sulu dengan gelar paduka maulana mahasari sharif sultan hashem abu bakr. Dan pada tahun 1703, ksultanan brunai memberikan timur sabah kepada sultan sulu atas bantuan mereka dalam menumpaskan pemberontakan di brunai , dan pada tahun yang sama juga kesultanan sulu ini memberikan pulau palawan kepada sultan Qudarat dari kesultanan manguindanao sbg hdiah perkawinan sultan kudarat dengan putri sulu dan juga sebgai hadiah persekutuan manguindanao dengan sulu. Dan sultan Qudarat kemudian menyerahkan palawan kepada spanyol. [2]

Filipina yaitu negara paling maju yang Berlokasi di asia tengara setelah terjadinya perang dunia ke II, namun sebelum itu negara filipina yaitu negara yang amat jauh tertinggal dibelakang akibat pertumbuhan ekonomi nya yang lemah. Filipina juga pernah bersengketa dengan republik cina (thaiwan), republik rakyat cina, vietnam dan malaysia atas minyak dan gas alam di kepulauan Spratly dan Scarborough Shoa dan malysia atas sabah. Di filipina ada 3 minoritas terbesar asing diantaranya sebagai berikut: Tonghoa, Ameriaka, dan Asia Selatan. Sisanya yaitu orang-orang eropa, arab, indonesia, korea, dan jepang, dan orang-orang meztizo yaitu orang yang minoritas di sana.

Bicara tentang negara filipina,bahwa sejarah awal berdirinya negara filipina dari peninggalan tertulis filipina dimulai sekitar abad ke-8 berdasarkan temuan lempeng tembaga di dekat manila, Sejarah Singkat Filipina. Dari lempeng itu tertulis bahwa filipina berada dalam pengaruh sriwijaya,namun karena sedikitnya sumber-sumber sejarah dan pakar sejarah beranggapan sejarah filipina dimulai pada era kolonialisme, dian sebelum spanyol datang pada abad ke 16 di filipina telah berdiri kerajaan-kerajaan kecil yang bercorak animisme yang terpengaruh sedikit kebudayaan india dan yang bercorak islam di bagian selatan kepulauan, dimana kerajan islam ini memperoleh pengaruh yang kuat dari kerajaan malaka. [3]

Zaman kolonialisme filipina 

Setelah beranjak dari zaman kerajaan filipina memasuki zaman kolonialisme, masa kolonialisme filipina dimulai oleh kedatangan bangsa spanyol difilipina, spanyol datang ke filipina karena filipina melanggar perjanjiannya dengan portugis, dimana perjanjiannya yaitu perjanjian saragosa. Penjajahan dan pemukiman spanyol dimulai dari kedatangan ekspedisi Miguel Lopez de Legazpi pada tahun 1565 yang mendirikan pemukiaman San Miguel di pulau cebu. Banyak lagi pemukimannya di utara hingga dengan teluk manila dipulau luzon pada tahun 1571.

Di filipina pemerintahan spanyol berusaha Melaksanakan pencapaian politik seluruh kepulauan ,yang sebelum nya negara filipina terdiri dari bermacam kerajaan dan komoditas merdeka , namun tak berhasil. Puncak dari spanyol berhasil menguasai manila pada tahun 1571 spanyol menguasai sekaligus memilih gubernur sendiri di manila itu. Di manila pada masa itu selain spanyol yang mendoninasi bangsa keturunan china juga banyak berdominasi sehingga terjadi kerusuhan yang disebut dengan Anti Cina, namun kerusuhan ini berhasil diatasi oleh Spanyol.

Semasa di filipina spanyol juga Melaksanakan serangan ke maluku yang semasa itu maluku dalam kekuasaan belanda diindonesia , namun serangan itu mengalami kegagalan , dengan kegagalan ini lah sisitem perekonomian di filipina menjadi memburuk sehingga untuk menghadapi masalah ekonomian ini spanyol memberlakukan sistem kolo(kerja paksa) dan fandala (wajib menjual seluruh hasil pertanian kepada spanyol). 

Dimana dalam sistem kerja paksa ini seluruh anak laki-laki diwajibkan bekerja untuk kepentingan spanyol Selain anak sulung. Bukan hanya itu Meskipun sistem pertanahan pun diatur oleh orang-orang spanyol seperti halnya bahwa tanah itu hanya diperuntukan untuk pemuka agama seperti pendeta dan pemuka agama lainnya dimana pendeta dan pemuka agama lainnya merupakan orang-orang spanyol, tanah yang diberikan kepada pemuka agama hal yang demikian wajib di tanami oleh pribumi dimana para pekerjanya yaitu orang-orang pribumi, dan tanah yang ditanami tadi hasilnya nanti untuk kepentingan spanyol.

Bukan hanya itu spanyol juga menyerang muslim sulu, mangindanao, dan maniland dengan secara fanatisme dan keganasan sama seperti mereka memberlakukan muslim di negara mereka. Raja phiip yang nama nya kemudian dujadikan nama-nama pulau ini memerintah staf angkatan lautnya untuk menaklukan pulau-pulau di filipina dan mengganti agama nya menjadi agama kristen katolik, orang muslim di filipina disebut juga orang Moro, moro yaitu pemberian dari spanyol atas muslim filipina. 

Negara muslim manilad yaitu korban pertama dari serrangan kolonial spanyol ini. Namun muslim yang lain nya menggorganisasikan diri di selatan di pulau-pulau palawa, sulu, mindanao. Dan akhirnya pulau-pulau ini menjadi bagian dari persatuan muslim merdeka sulu. Spanyol tak pernah bisa menaklukan negara ini walaupun dalam keadaan perang terus menerus dan patut mengakui kemerdekaan nya.

Filipina tak begitu lama dikuasai oleh spanyol karena amerika serikat pada tahun 1896 yang dibawah pimpinan presiden Mc Kinely berhasil menaklukan jajahan spanyol ini dan kemudian filipina diserahkan oleh spanyol kepada amerika serikat pada tahun 1899 dalam perjajanjian paris setelah perang spanyol amerika, tetapi muslim sulu melawan. Namun akhirnya sulu jatuh ketangan non muslim. Dan pada tanggal 11 maret 1915 raja (sultan) muslim dipaksa turun tahta, 1940 amerika menghapuskan kesultanan sulu dan menggabungkan bangsa moro ke filipina. 

Dalam menumpas spanyol amerika mendapat bantuan dari bangasa pribumi filipina sendiri, dengan berakhirnya spayo bukan berarti filipina terbebas dari cengkraman kaum imprealis, itu karena ada nya amerika yang tadi nya memberi bantuan ingin juga menjajah filipina (Sejarah Singkat Kemerdekaan Filipina), dan akhirnya terjadi pemberontakan dan perlawanan, namun perjuangan filipina sia-sia dan presiden filipina Emilio Aguinaldo di tangkap dan tahun 1935 amerika memberikan status persemakmuran kepada filipina. Namun sebelum filipina merdeka di filipina banyak terjadi pemberontakan-pemberontakan dan gerakan-gerakan seperti:

  1. pemberontakan Tayabas dalah pemberontakan paderi-paderi filipina melawan paderi-paderi spanyol.
  2. pemberontakan Cavite yaitu pemberontakan yang bercorak nasionalisme pada tahun 1872, pemberontakan ini terjadi di gudang senjata di civite.
  3. gerakan pelajar filipina melawan spanyol tahun l182, diman agerakan ini disalurkan melalui Akhbar La Solidaridad.

Dengan pemberontakan dan gerakan di atas maka itulah yang menyebabkan munculnya gerakan nasionalisme pertama kali di filipina, dan pada 12 juni 1898 filipina bisa memproklamirkan kemerdekaan nya dan bisa menumpaskan penjajahan spanyol.[4]

Daftar Pustaka :

[1] Hartono rudi.sang penjelajah dunia.pekanbaru.republika

[2] http://ms.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Sulu

[3] http://www.catatansejarah.com/2012/10/sejarah-awal-berdiri-negara-filipina.html

[4]http://wwwputriapsari-cepuk.blogspot.com/2012/03/bahan-ajar-berbasis